Tonton SpaceX mencetak rekor baru dengan roket Falcon 9 yang terpercaya

Tonton SpaceX mencetak rekor baru dengan roket Falcon 9 yang terpercaya

SpaceX Falcon 9 meluncurkan dan mendaratkan rekor 32 kali setelah misi sukses pada Senin malam.

Booster tahap pertama Falcon 9 – terdaftar sebagai B1067 – lepas landas dari Launch Complex 39A (LC-39A) di Kennedy Space Center NASA di Florida sekitar pukul 21:15.

Tak lama setelah mengerahkan 29 satelit Internet Starlink ke orbit rendah Bumi, tahap pertama Falcon 9 kembali ke Bumi, melakukan pendaratan sempurna di Bumi. Baca saja instruksinya Kapal drone tersebut ditempatkan di Samudera Atlantik di lepas pantai Florida.

Berikut beberapa cuplikan dari rekor peluncuran dan pendaratan roket yang ke-32.

Booster Workhorse melakukan penerbangan perdananya pada Juni 2021 dan melakukan penerbangan terakhirnya pada 19 Oktober 2025.

Sebelumnya diluncurkan CRS-22, Crew-3, Turksat 5B, Crew-4, CRS-25, Eutelsat HOTBIRD 13G, SES O3B mPOWER-A, PSN SATRIA, Telkomsat Merah Putih 2, Galileo L13, Koreasat-6A, dan Starlinks20.

SpaceX memiliki semakin banyak booster yang melakukan banyak penerbangan. Sistem yang dapat digunakan kembali adalah inti dari strategi perusahaan penerbangan luar angkasa, yang memungkinkannya memangkas biaya peluncuran secara drastis dibandingkan dengan roket konvensional yang hanya dapat digunakan satu kali.

Mengambil pelajaran dari pendaratan Falcon 9, SpaceX juga berhasil mendaratkan tahap pertama roket Starship yang jauh lebih besar dan lebih kuat, meskipun dalam kasus ini sepasang lengan mekanis raksasa mengamankan boosternya tepat di atas tanah.

Hanya Blue Origin yang meniru prestasi SpaceX yang langsung mendaratkan roket kelas orbital beberapa menit setelah peluncuran. Bulan lalu, perusahaan Amerika yang didirikan oleh pendiri Amazon Jeff Bezos berhasil meluncurkan tahap pertama roket New Glenn setelah upaya yang gagal di awal tahun.

Yang lain ingin bergabung dengan klub elit, namun menghadapi teknologi adalah sebuah tantangan. Perusahaan Tiongkok Landspace, misalnya, baru-baru ini mencoba mendaratkan tahap pertama roket Zhuque-3 yang dapat digunakan kembali, namun boosternya malah meledak dan bukannya mendarat dengan selamat.

Tautan Sumber