Delhiveri berhasil menyelesaikan pengujian drone logistik otonomnya di Deoria

Delhiveri berhasil menyelesaikan pengujian drone logistik otonomnya di Deoria

dariDelhiverydariPenyedia layanan logistik terintegrasi, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menguji drone logistik otonom VTOL (Vertical Take-off and Landing) di Deoria, Uttar Pradesh, sebagai bagian dari upaya mengevaluasi penggunaan pengiriman udara di daerah pedesaan dan sulit dijangkau.

Demonstrasi ini Delhiveri Robotics India Pvt. Ltd., sebuah drone yang membawa obat-obatan sepanjang rute yang telah ditentukan sejauh 12 km ditampilkan. Perjalanan yang biasanya memakan waktu sekitar 40 menit melalui jalan darat, diselesaikan secara mandiri dalam waktu sekitar 12 menit. Tes tersebut disaksikan oleh Mr. Shashank Mani, Anggota Parlemen yang Terhormat dari Deoria.

@media (lebar maksimal: 769 piksel) { .thumbnailWrapper{ lebar:6.62rem !penting; } .Baca juga titleImage{ min-width: 81px ! penting; tinggi minimum: 81px !penting; } .alsoReadMainTitleText{ukuran font: 14 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } .alsoReadHeadText{ukuran font: 24 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } }

Baca juga ini
Delhiveri telah membuka Pusat Distribusi Semua Wanita di Kerala

“Uttar Pradesh berkembang pesat menjadi mesin industri India baru. Demonstrasi yang dilakukan Delhiveri hari ini di Deoria Lok Sabha merupakan bukti bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ‘kemudahan hidup’ bagi warga pedesaan. Di bawah Proyek Amrit Prayas bersama Pemerintah Uttar Pradesh, kami berkomitmen untuk menyediakan peluang kerja yang mendalam dan mengakar bagi Vikshit Deoria. Drone di Lok Sabha Delhiveri berinisiatif untuk mengeksplorasi koridor-koridor yang selaras dengan visi kami tentang distrik yang terhubung dan dapat diakses secara digital serta Uttar Pradesh yang inovatif,” kata Bapak Shashank Mani.

Delhiveri mengatakan drone tersebut adalah bagian dari armada prototipe yang dirancang untuk medan yang menantang, mampu membawa beban hingga 5 kg dalam jarak 60-90 km sekali pengisian daya. Model berkapasitas lebih tinggi 20 kg sedang dikembangkan. Perusahaan mencatat bahwa pengerahan tersebut juga dapat menciptakan peran baru dalam uji coba, pemeliharaan, dan operasi darat.

Uji coba ini merupakan bagian dari upaya industri yang sedang berlangsung untuk mengevaluasi logistik berbasis drone sebagai moda pengiriman tambahan, khususnya untuk daerah terpencil.


Disunting oleh Affirunisa Kankudti

Tautan Sumber