- Layanan “Bagikan dan Pertahankan” NCSC Memblokir 1 Miliar Kunjungan Situs Berbahaya dalam Waktu Kurang dari Setahun
- Alat ini mengumpulkan data Intel dan DNS Pelindung yang berisiko, memungkinkan ISP memblokir domain berbahaya secara real-time.
- Serangan ransomware Inggris dua kali lipat dari tahun ke tahun; Klaim asuransi siber naik 230%, mendorong Rencana Aksi Siber Nasional yang baru
Hanya dalam waktu kurang dari 12 bulan, netizen Inggris mencoba mengakses situs web jahat sebanyak satu miliar kali. Untungnya, alat NCSC baru yang disebut “Layanan Berbagi dan Pertahankan” mencegah hal tersebut terjadi, secara efektif melindungi orang-orang dari akun yang disusupi, data yang dicuri, dan kehilangan uang.
Hal ini berdasarkan laporan baru yang diterbitkan oleh National Cyber Security Center (NCSC), dan BT, yang dirilis awal pekan ini. Bagikan dan Pertahankan pertama kali diumumkan pada bulan Mei tahun lalu, dan bekerja dengan mengumpulkan data dari penyedia intelijen ancaman, DNS Pelindung (PDNS) NCSC, layanan penghapusan, dan sumber lainnya.
Informasi tentang domain berbahaya dan laman landas berbahaya kemudian dibagikan kepada penyedia layanan Internet, penyedia layanan terkelola, dan perusahaan komunikasi lainnya, yang dapat memblokir akses ke domain tersebut secara real-time.
Rencana bisnis pertama akan segera hadir
Miliaran klik ini akan mendarat di toko e-commerce palsu, halaman login palsu, dan tautan berbahaya lainnya.
“Hal ini menunjukkan bahwa kami menjadikan Inggris sebagai target yang lebih sulit bagi penjahat dunia maya dengan melindungi dunia usaha dan warga negaranya setiap hari,” kata Dan Jarvis, menteri keamanan.
Karena sebagian besar layanan keamanan email saat ini memfilter lampiran berbahaya, penjahat dunia maya biasanya beralih ke berbagi URL, yang mudah disembunyikan. URL ini dapat berupa apa saja, mulai dari halaman login palsu yang mengirimkan kredensial kepada penyerang, hingga halaman download palsu yang mengirimkan infostealer dan ransomware, bukan perangkat lunak yang sah.
Menurut CyberNews, antara Agustus 2024 dan 2025, terdapat lebih dari 200 serangan ransomware yang “signifikan secara nasional” di Inggris, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya (89 insiden). Beberapa nama besar yang terkena dampak termasuk Marks & Spencer, Co-op, dan Jaguar Land Rover. Sumber yang sama juga mengklaim bahwa klaim asuransi siber telah meningkat sebesar 230% dari tahun ke tahun, yang menunjukkan bahwa bisnis semakin banyak yang menguangkan setelah terkena dampaknya.
Rupanya, Inggris akan memperkenalkan rencana aksi siber nasional dalam beberapa minggu ke depan, yang harus bersifat “mengutamakan bisnis”.
melalui Berita Siber
Antivirus terbaik untuk semua anggaran
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan Tambahkan kami sebagai sumber daya pilihan Untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok Dapatkan berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan update rutin dari kami Ada apa Juga