- Fulger mengonfirmasi serangan ransomware yang terkait dengan grup Ransom House yang terkenal kejam
- Para penyerang menerbitkan dokumen internal termasuk saldo bank, faktur, dan komunikasi sensitif
- Klien Fulger termasuk H&M, Adidas, Wolford, dan Calzedonia.
Fulger, produsen benang sintetis yang sudah lama memasok beberapa rumah mode ternama, telah mengonfirmasi bahwa mereka telah mengalami serangan ransomware yang terkait dengan grup Ransomhouse.
Para penyerang mencantumkan Fulgar di situs kebocoran mereka pada 12 November, mengklaim bahwa mereka telah mengenkripsi data sejak 31 Oktober.
Tangkapan layar yang dibagikan di situs yang bocor tersebut tampaknya memperlihatkan file internal termasuk dokumen, spreadsheet, komunikasi dan informasi keuangan, serta catatan yang tampaknya terkait dengan saldo bank, faktur, dan pertukaran dengan entitas eksternal.
Sebuah operasi tekstil global kini menangani sampel yang bocor
Fulger telah menjadi pemain utama di pasar serat sejak akhir tahun 1970an, memproduksi poliamida 66 dan elastomer tertutup yang digunakan dalam kaus kaki, pakaian dalam, pakaian olahraga, dan tekstil teknis.
Perusahaan ini mengoperasikan pabrik pemintalan terbesar di Eropa dan mendistribusikan lycra dan elaspan di beberapa wilayah, dengan operasi hingga Italia, Sri Lanka dan Turki, dan daftar kliennya mencakup H&M, Adidas, Wolford, dan Calzedonia.
Postingan tersebut memuat peringatan yang ditujukan kepada manajemen perusahaan; “Manajemen Fulger Spa yang terhormat, Kami yakin Anda tidak tertarik jika data rahasia Anda dibocorkan atau dijual kepada pihak ketiga. Kami menyarankan Anda untuk menyelesaikan situasi ini.”
Informasi yang dicuri tersebut dapat menjadi landasan bagi upaya phishing yang lebih tepat berdasarkan detail internal.
RansomHouse telah aktif sejak tahun 2021 dan telah mencatat lebih dari seratus korban di situs bocorannya.
Otoritas dunia maya AS telah menghubungkan kelompok tersebut dengan sekutunya yang sebelumnya bekerja sama dengan aktor Iran, dengan pengaturan demonetisasi termasuk dukungan enkripsi untuk sebagian pembayaran uang tebusan.
Pelanggaran Fulgar sekali lagi menunjukkan bahwa pemasok besar pun dapat terekspos ketika satu kelompok ransomware mendapatkan akses ke sistem internal.
Perlindungan terhadap pencurian identitas menjadi penting ketika catatan sensitif mulai terungkap, karena rincian yang terekspos dapat digunakan kembali dalam upaya menargetkan staf atau mitra.
Menggunakan perangkat lunak antivirus terbaik dapat membantu mengurangi risiko kompromi tambahan selama masa ketidakpastian seperti ini.
Firewall yang dikonfigurasi dengan benar memberikan pencegahan lebih lanjut terhadap upaya penyusupan lanjutan yang sering kali menyertai insiden ransomware.
Terlepas dari lapisan ini, penyerang masih dapat menggunakan dokumen internal yang bocor untuk membuat kampanye yang sangat persuasif, yang dapat menimbulkan risiko luas bagi perusahaan-perusahaan di industri manufaktur.
Melalui berita siber
Ikuti TechRadar di Google Berita Dan Tambahkan kami sebagai sumber daya pilihan Untuk mendapatkan berita, ulasan, dan opini pakar kami di feed Anda. Pastikan untuk mengklik tombol ikuti!
Dan tentu saja Anda juga bisa Ikuti TechRadar di TikTok Dapatkan berita, review, unboxing dalam bentuk video, dan update rutin dari kami Ada apa Juga