Pendekatan skala untuk menciptakan teknologi bagi UKM

Menurut dokumen Union Budget 2025, pendekatan universal terhadap usaha kecil dan menengah (UKM) tidak akan berhasil untuk segmen yang beragam ini, yang memiliki 5,93 crore UMKM terdaftar di negara ini. Integrasi teknologi apa pun perlu memenuhi kebutuhan unik UKM.

Mempresentasikan kelas master tentang ‘Teknologi untuk UKM’ di TechSparks 2025, acara teknologi startup andalan YourStory, Manjit Jindal, Associate Director – Engineering, Tele Solutions, mengatakan bahwa kita harus menyadari fakta bahwa produk teknologi apa pun yang berfokus pada UKM harus sederhana dan tersedia dengan harga yang tepat.

Jindal menyoroti bahwa membangun perangkat lunak untuk UKM sangat berbeda dengan membangun perangkat lunak untuk perusahaan besar. Perbedaannya terdapat pada banyak hal.

Pertama-tama, pemilik bisnis UKM biasanya melakukan banyak tugas seperti manufaktur, penjualan, akuntansi, branding, dll. Seperti yang dikatakan Jindal, mereka beroperasi dalam kekacauan dunia nyata. Terakhir, bisnis UKM sangat beragam.

Jindal mengatakan, produk teknologi apa pun yang dirancang untuk UKM harus didasarkan pada fundamental tertentu. Perangkat lunak ini harus dapat bekerja bahkan tanpa koneksi internet.

Eksekutif TeleSolutions juga menekankan bahwa keseluruhan teknologi harus dibangun dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan bagi UKM. Jindal menambahkan, “Rancang aplikasi perangkat lunak sedemikian rupa sehingga beradaptasi dengan cara bisnis dijalankan, dan jangan memaksa bisnis untuk beradaptasi dengan cara Anda membangun aplikasi.”

Eksekutif telekomunikasi ini juga mencatat bahwa perangkat lunak untuk UKM harus dirancang agar dapat diperluas. Hal ini memungkinkan usaha kecil untuk mengkonfigurasinya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka. Jika ada kebutuhan khusus, harus ada opsi bagi pengembang pihak ketiga untuk membangun aplikasi baru di platform tersebut, ujarnya.

Mengenai AI dan hubungannya dengan UKM, Jindal mengatakan bahwa segmen bisnis ini juga sangat tertarik untuk mengadopsi teknologi baru ini, yang akan mempercepat fungsi atau tugas mereka, namun tetap harus dipastikan keakuratannya.

Ia mengatakan bahwa AI untuk UKM harus mempertimbangkan unsur akurasi, kemampuan beradaptasi, dan yang paling penting, harga yang ditawarkan harus tepat.

Sebagai penutup, Jindal mengatakan tidak perlu membangun lapisan demi lapisan perangkat lunak pada platform teknologi apa pun, yang akan menciptakan kompleksitas. Menjaga agar tetap sederhana akan meningkatkan skalanya, tambahnya.

GIF sponsor baru

Tautan Sumber