NSE, Departemen Industri J&K menandatangani MoU untuk memungkinkan akses UMKM ke pasar modal

NSE, Departemen Industri J&K menandatangani MoU untuk memungkinkan akses UMKM ke pasar modal

Departemen Perindustrian dan Perdagangan Jammu dan Kashmir dan Bursa Efek Nasional India (NSE) pada hari Senin menandatangani perjanjian yang bertujuan untuk memperluas akses pasar modal ke usaha kecil dan menengah di wilayah serikat pekerja. MoU ditandatangani di Sekretariat Sipil Jammu, dipimpin oleh Ketua Menteri Omar Abdullah.

Sebagai bagian dari MoU, NSE akan melakukan inisiatif penjangkauan, lokakarya pelatihan, dan sesi yang berfokus pada kepatuhan dan proses pencatatan. Departemen Perindustrian dan Perdagangan akan bekerja melalui kantor distrik dan regionalnya untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang tertarik dan memfasilitasi partisipasi mereka.

Ketua Menteri Omar Abdullah menyambut baik perkembangan ini dan menyebutnya sebagai langkah berarti bagi kewirausahaan lokal. “Kolaborasi ini akan membantu UMKM J&K menjajaki listing di NSE dan NSE Emerge, memperkuat kewirausahaan, meningkatkan investasi, dan menciptakan lapangan kerja di Union Territory,” ujarnya dalam postingan di X (sebelumnya Twitter).

MoU ditandatangani antara Bursa Efek Nasional dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Jammu dan Kashmir di hadapan Ketua Menteri Sekretariat Sipil, Jammu hari ini. Ini akan membantu UMKM J&K untuk terdaftar di NSE dan NSE Emerge dan memperkuat kewirausahaan, meningkatkan investasi dan mendukung… pic.twitter.com/bDdeCD0ozy

– Kantor Kepala Menteri, Jammu dan Kashmir (@CM_JnK) 24 November 2025

” tipe data=”tweet” align=”center”>

Kemitraan ini terjadi pada saat UMKM di Jammu dan Kashmir, yang mencakup sektor kerajinan tradisional, manufaktur, pengolahan makanan dan jasa, terus menghadapi kendala dalam meningkatkan modal jangka panjang. Perjanjian ini bertujuan untuk menciptakan jalur terstruktur bagi perusahaan-perusahaan yang mungkin memenuhi syarat untuk mendaftar di platform NSE, termasuk dewan UKM mereka, NSE Emerge.

@media (lebar maksimal: 769 piksel) { .thumbnailWrapper{ lebar:6.62rem !penting; } .Baca juga titleImage{ min-width: 81px ! penting; tinggi minimum: 81px !penting; } .alsoReadMainTitleText{ukuran font: 14 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } .alsoReadHeadText{ukuran font: 24 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } }

Baca juga ini
Perusahaan Berkembang Perluas Jaringan GCC di India: Laporan

Perjanjian ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintah yang lebih luas, yaitu memformalkan ekosistem bisnis dan mendorong investasi. Kebijakan industri dan mekanisme dukungan yang diperkenalkan di Jammu dan Kashmir baru-baru ini ditujukan untuk memperluas peluang ekonomi, dimana akses pasar keuangan yang lebih baik merupakan komponen kuncinya.

Perwakilan senior pemerintah dan institusi termasuk Wakil Ketua Menteri Surinder Kumar Chaudhary, Sekretaris Utama Tambahan Menteri Utama Dheeraj Gupta, Sekretaris Komisaris Industri dan Perdagangan Vikramjit Singh, pejabat JKDI dan delegasi NSE hadir pada penandatanganan tersebut.


Diedit oleh Jyoti Narayan



Tautan Sumber