Nasscom pada hari Kamis mengumumkan peluncuran Forum Inggris, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan teknologi dan bisnis antara India dan Inggris.
Forum ini bertujuan untuk menjadi platform terstruktur untuk dialog, kolaborasi, dan berbagi pengetahuan antara pemangku kepentingan dari kedua negara, termasuk pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan ekosistem teknologi yang lebih luas.
Inggris tetap menjadi pasar penting bagi sektor teknologi India, dengan peringkat kedua sebagai tujuan layanan TI India, dengan pendapatan tahunan melebihi $90 miliar. Perdagangan bilateral antara kedua negara saat ini berjumlah sekitar $56 miliar, dimana perdagangan jasa menyumbang $33 miliar.
Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) India-Inggris yang baru-baru ini dinegosiasikan bertujuan untuk melipatgandakan volume perdagangan ini pada tahun 2030, menyoroti semakin pentingnya keterlibatan ekonomi yang didorong oleh teknologi.
Nasscom UK Forum berencana memainkan peran penting dalam memajukan kolaborasi dalam teknologi baru, khususnya Kecerdasan Buatan (AI). Inisiatif ini sejalan dengan Inisiatif Keamanan Teknologi (TSI) Inggris dan berupaya memanfaatkan pengalaman India dalam adopsi AI dan infrastruktur publik digital untuk meningkatkan penyampaian layanan publik di Inggris.
Selain AI, forum ini juga akan berfokus pada penyediaan tenaga kerja berketerampilan tinggi, mempersiapkan dunia usaha untuk melakukan transformasi digital, terutama usaha kecil dan menengah, dan mendorong praktik teknologi bertanggung jawab yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Forum ini mempertemukan para pemimpin teknologi dari perusahaan IT besar India, termasuk HCL Technologies, Hexaware, Infosys, LTIMindtree, Mastek, Tech Mahindra, TCS, dan Wipro. Hal ini bertujuan untuk bertindak sebagai platform multipihak untuk menghubungkan para pembuat kebijakan India dan Inggris, pengambil keputusan perusahaan, lembaga penelitian, lembaga pemikir, analis, dan diaspora India, sehingga memungkinkan upaya terkoordinasi dalam kebijakan, inovasi dan pengembangan industri.
Acara peluncuran tersebut diadakan di Komisi Tinggi India di London dan dihadiri oleh Menteri AI dan Keamanan Online Pemerintah Inggris, Kanishka Narayan, bersama dengan pejabat senior pemerintah, pemimpin industri, dan pemangku kepentingan lainnya dari Koridor Teknologi India-Inggris.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Nasscom juga merilis antologi berjudul ‘Indian Tech Impacting the UK: Tech, R&D, and People Impact Stories’. Publikasi ini memberikan contoh nyata kontribusi industri teknologi India terhadap perekonomian dan masyarakat Inggris, dengan menyoroti bidang-bidang seperti pengembangan bakat, inovasi, penelitian, dan keterlibatan komunitas. Hal ini juga menggarisbawahi komitmen berkelanjutan kedua ekosistem untuk memperdalam kemitraan teknologi dan mengukur dampaknya di tahun-tahun mendatang.
@media (lebar maksimal: 769 piksel) { .thumbnailWrapper{ lebar:6.62rem !penting; } .Baca juga titleImage{ min-width: 81px ! penting; tinggi minimum: 81px !penting; } .alsoReadMainTitleText{ukuran font: 14 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } .alsoReadHeadText{ukuran font: 24 piksel !penting; tinggi garis: 20px !penting; } }

Perusahaan teknologi India di Inggris telah lama hadir dan berkontribusi terhadap daya saing, inovasi, dan lapangan kerja di semua sektor. India adalah sumber investasi asing langsung (FDI) terbesar kedua di Inggris, dengan lebih dari 1.197 perusahaan milik India beroperasi di negara tersebut.
Selain itu, lebih dari 75 Pusat Kompetensi Global (GCC) yang berbasis di Inggris memanfaatkan bakat dan skala India untuk mendukung inovasi dan mendorong daya saing bagi organisasi induknya. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan besar di Inggris telah mendirikan pusat rekayasa dan inovasi yang signifikan di India, dan ikut mengembangkan produk dan solusi digital global.
Oleh karena itu, Nasscom UK Forum diposisikan tidak hanya sebagai platform untuk jaringan bisnis, namun juga sebagai jembatan koordinasi kebijakan, kolaborasi teknologi, dan inovasi bersama, yang mencerminkan hubungan yang semakin dalam dan berkembang antara India dan Inggris di era digital.
(Dengan masukan dari PTI.)