Menteri Perdagangan dan Industri Piyush Goyal mengatakan pada hari Jumat bahwa startup India dan Israel dapat berkolaborasi di berbagai bidang seperti keamanan siber dan perangkat medis untuk meningkatkan ekosistem inovasi.
Ia mengatakan, teknologi dan inovasi akan menjadi elemen kunci dari usulan perjanjian perdagangan kedua negara.
“Kami dapat berkolaborasi dengan Israel untuk mengembangkan ekosistem startup kami sendiri, yang kami cita-citakan untuk menghadirkan teknologi canggih dan inovasi berkualitas tinggi dengan harga bersaing, mengingat skala ekonomi yang ditawarkan India,” kata Goyal kepada wartawan.
Menteri tersebut berada di Israel untuk melakukan pembicaraan perdagangan bilateral dengan mitranya Nir Barkat dan memimpin delegasi perdagangan yang beranggotakan 60 orang.
“Kami sedang mencari kemitraan yang mendalam dengan Israel yang memiliki satu startup untuk setiap 1.000 orang,” katanya, seraya menambahkan bahwa Israel telah mengembangkan solusi inovatif di bidang pertanian, kesehatan, dan teknologi iklim.
Dia mengatakan kolaborasi ini akan menjadi penting karena India bertujuan untuk menjadi “ibu kota startup dunia”. Ia menambahkan bahwa startup dari kedua negara dapat bekerja sama di berbagai bidang seperti keamanan siber, mobilitas, produksi baja rendah karbon, dan perangkat medtech. Ia mengatakan kedua negara juga dapat menjajaki pendirian jembatan startup.
Komentar Goyal muncul di tengah dorongan pemerintah yang lebih luas untuk memperkuat ekosistem startup di negara tersebut. Pada bulan April, ia meluncurkan The Bharat Project, sebuah inisiatif YourStory yang bertujuan untuk memberdayakan 1 juta wirausaha di kota-kota Tingkat II dan III serta pedesaan India dengan memberikan bimbingan, pendanaan, dan akses ke alat-alat digital.
Awal tahun ini, menteri juga mengumumkan tahap kedua sebesar Rs 10.000 crore di bawah inisiatif Dana Dana pemerintah untuk mendukung startup deeptech. Dia mengatakan pedoman baru ini akan fokus pada mendorong inovasi dan mengembangkan teknologi baru, mengingat India telah memberikan seluruh tahap pertama sebesar Rs 10.000 crore.
Diedit oleh Jyoti Narayan