Pada hari ini, 7 Desember: Jepang menyerang Pearl Harbor

Pada hari ini, 7 Desember: Jepang menyerang Pearl Harbor

1 dari 3 | Pelaut berdiri di antara pesawat yang hancur di Pangkalan Pesawat Amfibi Ford Island, menyaksikan ledakan USS Shaw di tengahnya, 7 Desember 1941. USS Nevada juga terlihat di tengah, dengan haluan mengarah ke kiri. File foto, milik Angkatan Laut AS

7 Desember (UPI) — Pada tanggal ini dalam sejarah:

Pada tahun 1787, Delaware menjadi negara bagian pertama yang meratifikasi Konstitusi AS.

Pada tahun 1909, Leo Baekeland mematenkan proses pembuatan Bakelite, sehingga memunculkan industri plastik modern.

Pada tahun 1941, Jepang melancarkan serangan diam-diam ke Pearl Harbor di Hawaii, yang mendorong Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II. Serangan tersebut menewaskan 2.403 orang, melukai ratusan orang, menghancurkan 188 pesawat dan melumpuhkan Armada Pasifik AS. Keesokan harinya, Presiden Franklin D. Roosevelt menyebut tanggal 7 Desember sebagai “tanggal yang akan diabadikan dalam keburukan.”

Pada tahun 1972, Apollo 17 diluncurkan pada misi berawak terakhir yang dijadwalkan ke Bulan. Astronot Eugene Cernan dan Jack Schmitt meninggalkan sebuah plakat peringatan di permukaan bulan ketika mereka berangkat.

File foto, milik NASA

Pada tahun 1975, Indonesia menginvasi Timor Timur setelah Timor Timur mendeklarasikan dirinya sebagai republik demokratis setelah kepergian Portugal dari pulau tersebut. Lebih dari 100.000 warga Timor Timur tewas dalam konflik tersebut, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil yang ditempatkan di kamp-kamp interniran atau dibunuh oleh militer Indonesia.

Pada tahun 1982, eksekusi pertama dengan suntikan mematikan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Negara Bagian di Huntsville, Texas.

Pada tahun 1987, Mikhail Gorbachev menjadi pemimpin Soviet pertama yang secara resmi mengunjungi Amerika Serikat sejak tahun 1973.

Pada tahun 1988, diperkirakan 25.000 orang tewas akibat gempa bumi dahsyat di Armenia.

Pada tahun 1992, penghancuran masjid abad ke-16 oleh militan Hindu memicu kekerasan selama lima hari di seluruh India yang menyebabkan lebih dari 1.100 orang tewas.

Pada tahun 1993, Menteri Energi AS Hazel O’Leary mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah melakukan 204 uji coba nuklir bawah tanah antara tahun 1963 dan 1990, tanpa memberi tahu publik.

Pada tahun 1993, Colin Ferguson melepaskan tembakan ke kereta komuter New York, menewaskan enam orang dan melukai 19 lainnya. Penembak yang berasal dari Jamaika ini menyalahkan kebenciannya terhadap orang kulit putih.

Pada tahun 2004, Hamid Karzai dilantik sebagai presiden Afghanistan pertama yang dipilih secara populer.

File foto oleh Mike Theiler/UPI

Pada tahun 2016, gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter mengguncang provinsi Aceh di Indonesia, menewaskan hampir 100 orang.

Pada tahun 2016, sebuah pesawat Pakistan International Airlines jatuh di dekat Islamabad, menewaskan 48 orang. Di antara korban tewas adalah bintang pop yang menjadi biarawati Muslim Junaid Jamshed.

Pada tahun 2020, Komite Olimpiade Internasional mengumumkan bahwa break dancing akan ditambahkan ke program perebutan medali di Olimpiade Paris 2024.

Pada tahun 2022, Presiden Peru Pedro Castillo dicopot dari jabatannya setelah berupaya membubarkan Kongres. Polisi nasional menangkapnya dan menempatkannya dalam tahanan pra-sidang.

Pada tahun 2024, lima tahun setelah hampir hancur akibat kebakaran, Katedral Notre-Dame Paris yang baru dipugar dibuka kembali dalam upacara gemerlap yang dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

File Foto oleh Christophe Petit Tesson/EPA-EFE

Tautan Sumber