Korea Selatan mengirimkan pesawat-pesawat tempur pada hari Selasa ketika pesawat-pesawat Rusia dan Tiongkok memasuki zona pertahanan udaranya, kata para pejabat militer. Dalam foto tahun 2016 ini, jet tempur F-15K Korea Selatan terbang di atas Pangkalan Udara Osan. File foto oleh Jeon Heon-kyun/EPA
SEOUL, 9 Desember (UPI) — Angkatan udara Korea Selatan mengerahkan jet tempur ketika sembilan pesawat militer Tiongkok dan Rusia memasuki zona pertahanan udaranya pada Selasa pagi, kata para pejabat militer.
Tujuh pesawat militer Rusia dan dua pesawat militer Tiongkok memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea, atau KADIZ, di atas perairan timur dan selatan negara itu sekitar pukul 10 pagi sebelum berangkat, kata Kepala Staf Gabungan melalui pesan teks kepada wartawan.
“Militer kami mengidentifikasi pesawat militer Tiongkok dan Rusia sebelum mereka memasuki KADIZ dan mengerahkan jet tempur angkatan udara untuk mengambil tindakan taktis guna mengantisipasi segala kemungkinan,” kata JCS.
Tidak ada pelanggaran wilayah udara, tambahnya.
Zona pertahanan udara bukanlah wilayah udara teritorial tetapi wilayah yang lebih luas di mana negara-negara memerlukan pesawat asing untuk mengidentifikasi diri mereka demi alasan keamanan.
Tiongkok dan Rusia telah memasuki KADIZ tanpa pemberitahuan berkali-kali sejak tahun 2019 saat melakukan pelatihan udara bersama. Dalam kejadian terbaru, 11 pesawat militer Rusia dan China mendarat di KADIZ pada November 2024.
Pesawat Rusia dan Tiongkok menghabiskan sekitar satu jam di zona pertahanan udara pada hari Selasa, kata seorang pejabat militer kepada kantor berita Yonhap.