Masyarakat untuk Inovasi dan Kewirausahaan (SINE) IIT Bombay meluncurkan dana modal ventura teknologi dalam yang terhubung dengan inkubator pertama di India pada hari Selasa, 9 Desember. Dana sebesar Rs 250 crore, yang disebut Y-Point Venture Capital Fund, bertujuan untuk mendukung startup teknologi dalam tahap awal dan startup lain yang muncul dari lembaga penelitian IIT Bombayer.
Y-Point VC akan mendukung startup dalam tahap pra-seed hingga seed. Dana tersebut akan menargetkan perusahaan-perusahaan yang mengerjakan produk-produk yang berakar pada penelitian mendasar di berbagai bidang termasuk AI dan komputasi canggih, manufaktur maju, material generasi mendatang, ilmu hayati dan perawatan kesehatan, iklim dan teknologi ramah lingkungan, luar angkasa dan pertahanan.
“Didukung oleh SINE, inkubator teknologi IIT Bombay, Y-Point VC Fund diposisikan di persimpangan antara penelitian translasi dan dampak dunia nyata. Y-Point VC Fund secara aktif memanfaatkan ekosistem inovasi akademik IIT Bombay dan lembaga teknologi serta pusat penelitian terkemuka lainnya di negara ini. Situs web tersebut berbunyi.
Ekosistem SINE antara lain mencakup Atomberg, ideaForge, gupshup, Bellatrix Aerospace, dan Whiterabbit.ai.
Y-Point VC Fund akan berinvestasi di 25 hingga 30 startup, dengan ukuran tiket maksimum Rs 15 crore. Selain fokus pada startup yang berasal dari IIT Bombay, pihaknya juga akan mendukung usaha dari institusi terkemuka lainnya.
K Radhakrishnan, Ketua Dewan Gubernur IIT Bombay mengatakan, “Dana ini akan bertindak sebagai katalis untuk membangun perusahaan yang kompetitif secara global dengan memanfaatkan talenta kelas dunia, pengetahuan akademis, dan penelitian mutakhir.”
Y-Point VC Fund disetujui oleh Securities and Exchange Board of India (SEBI) dan terdaftar sebagai Dana Investasi Alternatif Kategori II (AIF).
SINE telah lama mendukung startup tahap awal dengan infrastruktur, bimbingan, akses modal, dan visibilitas. Dana baru ini akan meningkatkan dukungan tersebut. “Dana kami akan menjadi manajer investasi terkait lembaga pertama yang mendukung usaha menjanjikan tersebut,” kata Shirish Kedare, Direktur IIT Bombay.
(Dengan masukan dari PTI)
Diedit oleh Jyoti Narayan