Empat belas warga Australia tertangkap dalam penggerebekan polisi Bali yang melibatkan bintang OnlyFans Bonnie Blue selama Schoolies Week

Empat belas warga Australia tertangkap dalam penggerebekan polisi Bali yang melibatkan bintang OnlyFans Bonnie Blue selama Schoolies Week

Empat belas pria Australia ditangkap bersama bintang kontroversial OnlyFans Bonnie Blue di Bali pada pertengahan Schoolies Week.

Pria Inggris berusia 26 tahun, bernama asli Tia Billinger, ditangkap pada Kamis sore setelah polisi menyerbu sebuah studio di Kuta.

Tujuh belas turis Australia dan Inggris juga ditangkap.

Dapatkan berita terkini dengan aplikasi 7NEWS: unduh hari ini Anak panah

Rekaman tersebut menunjukkan para pria tersebut menutupi wajah mereka saat polisi mengawal mereka ke dalam kendaraan, beberapa masih memegang kamera atau telepon untuk merekam momen tersebut.

Setelah penyelidikan awal, 14 warga Australia – yang tampaknya berusia antara 19 dan 40 tahun – dibebaskan ke akomodasi sementara mereka sebagai saksi.

Tujuh belas turis Australia dan Inggris ditangkap.
Tujuh belas turis Australia dan Inggris ditangkap. Kredit: 7BERITA

Blue dan tiga warga Inggris berusia 24, 27 dan 28 tahun masih dalam penyelidikan dan telah diserahkan ke otoritas imigrasi.

“Mereka sudah kami serahkan ke Imigrasi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran UU Keimigrasian. Masih berjalan penyelidikan polisi. Kami melakukan penyelidikan bersama dengan Imigrasi,” kata Kapolres Badung Arif Batubara, Sabtu.

Batubara mengatakan penggerebekan itu menyusul laporan dari masyarakat tentang “dugaan pornografi atau pembuatan materi video tidak senonoh”.

Indonesia mengesahkan Undang-Undang Anti-Pornografi pada tahun 2008, yang melarang pembuatan, distribusi, atau kepemilikan gambar, gerak tubuh, atau materi yang dianggap pornografi.

Media lokal melaporkan bahwa polisi menyita beberapa kamera, kondom, pil penambah gairah seksual, stik USB, 19 potong pakaian berlabel “school bonnie blue”, sembilan kalung merah muda dan sebuah van biru.

Bintang dewasa itu memposting foto dan video truk berwarna biru tersebut. Bintang dewasa itu memposting foto dan video truk berwarna biru tersebut.
Bintang dewasa itu memposting foto dan video truk berwarna biru tersebut. Kredit: Instagram

Blue diduga menggunakan truk tersebut untuk menjemput orang-orang yang “hampir tidak sah” di pulau itu.

Dia memposting foto kendaraan tersebut pada tanggal 28 November dengan judul: “Anak-anak sekolah di Bali, taksi Anda akan menunggu Anda di bandara besok. »

Video lain yang dibagikan pada tanggal 1 Desember menunjukkan pembuat konten dewasa tersebut duduk di belakang truk bersama beberapa pria, sementara yang lain mendorongnya.

“Bus Bali Bang sudah berada pada tahap terakhirnya, tapi tidak dengan anak-anak Australia,” tulisnya.

Blue dilarang memasuki Australia tahun lalu setelah berencana memfilmkan konten pornografi dengan pria berusia 18 tahun saat belajar.

Petisi Change.org yang menyerukan penolakan visanya telah ditandatangani oleh puluhan ribu warga Australia.

“Bonnie menemukan (Schoolies) kesempatan sempurna untuk menemukan anak laki-laki untuk dimangsa dan merekam konten seksual untuk dijual,” bunyi petisi tersebut.

“Ini adalah satu-satunya pekerjaannya karena dia tinggal di Australia dari Inggris, bagaimana dia berkontribusi terhadap masyarakat kita? »

Kementerian Dalam Negeri menolak dia masuk ke negara itu.

Tautan Sumber